Jaminan Masuk Surga Bagi Penghafal Al-Quran

0
259

Apakah ada jaminan masuk surga bagi para penghapal Al-quran?. Adakah janji Yang Maha Kuasa untuk memasukkan para penghapal Al-Quran ke dalam surga-Nya?

Beberapa hari yang lalu saya menonton video yang sedang viral, yaitu video tentang kunjungan dan dukungan ustad Adi Hidayat terhadap salah satu pasangan calon presiden RI periode 2019 – 2024, pada video tersebut ada sebuah dialog, tepatnya pernyataan/pesan ustad Adi Hidayat yang isinya kurang lebih sebagai berikut:

“Kalau Bapak pemimpin baik, akan saya gandeng ke Surga. Tapi kalau bapak mengkhianati amanah kepemimpinan maka saya akan jadi orang pertama di hadapan Allah yang bersaksi atas kecurangan bapak, dan saya mohon akan dilipatgandakan siksa bapak di neraka. Bertaqwalah kepada Allah! saya akan berdoa siang malam dalam sujud saya”. Pesan Ustad Adi Hidayat kepada salah satu calon presiden RI tersebut

Mendengar pernyataan tersebut, tentu saja memancing beberapa pertanyaan dan rasa penasaran, seperti:
Apakah memang beliau (Ust. Adi Hidayat) sudah dapat dipastikan dapat masuk surga?. Jika beliau memang termasuk salah seorang ahli surga, apakah memang beliau dapat menggandeng orang lain untuk mengajaknya memasuki surga?.

Untuk mengetahui jawabannya, memang sebaiknya ditanyakan langsung kepada beliau (agar mendapatkan jawaban yang tepat, karena hanya beliau yang mengerti apa yang beliau katakan) atau para ulama lainnya. Namun demikian bagi Anda yang mungkin tidak berkesempatan untuk menanyakan hal tersebut kepada orangnya langsung, ataupun kepada para ulama terpercaya, berikut adalah beberapa sumber hadis yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut:

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ قَالَ: أَخْبَرَنَا حَفْصُ بْنُ سُلَيْمَانَ، عَنْ كَثِيرِ بْنِ زَاذَانَ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ ضَمْرَةَ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ وَاسْتَظْهَرَهُ، فَأَحَلَّ حَلَالَهُ، وَحَرَّمَ حَرَامَهُ أَدْخَلَهُ اللَّهُ بِهِ الجَنَّةَ وَشَفَّعَهُ فِي عَشَرَةٍ مِنْ أَهْلِ بَيْتِهِ كُلُّهُمْ قَدْ وَجَبَتْ لَهُ النَّارُ». هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ هَذَا الوَجْهِ وَلَيْسَ لَهُ إِسْنَادٌ صَحِيحٌ، وَحَفْصُ بْنُ سُلَيْمَانَ أَبُو عُمَرَ بَزَّازٌ كُوفِيٌّ يُضَعَّفُ فِي الْحَدِيثِ

Barangsiapa membaca Alquran dan menghafalnya, dan menghalalkan apa yang dihalalkannya dan mengharamkan apa yang diharamkannya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga dan menjaminnya untuk memberi syafaat bagi sepuluh orang keluarganya yang wajib masuk neraka.[1].
Ini hadis gharib

Selain hadis tersebut, ada juga hadis yang menyatakan bahwa orang yang hafal al-Quran akan mendapatkan mahkota kehormatan/kemuliaan di akhirat nanti

حدثنا نصر بن علي حدثنا عبد الصمد بن عبد الوارث أخبرنا شعبة عن عاصم عن أبي صالح عن أبي هريرة عن النبي صلى الله عليه وسلم قال يجيء القرآن يوم القيامة فيقول يا رب حله فيلبس تاج الكرامة ثم يقول يا رب زده فيلبس حلة الكرامة ثم يقول يا رب ارض عنه فيرضى عنه فيقال له اقرأ وارق وتزاد بكل آية حسنة قال أبو عيسى هذا حديث حسن صحيح حدثنا محمد بن بشار حدثنا محمد بن جعفر حدثنا شعبة عن عاصم بن بهدلة عن أبي صالح عن أبي هريرة نحوه ولم يرفعه قال أبو عيسى وهذا أصح من حديث عبد الصمد عن شعبة

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Al-Quran akan datang pada hari kiamat, lalu dia berkata, “Ya Allah, berikan dia perhiasan.” Lalu Allah berikan seorang hafidz al-Quran mahkota kemuliaan. Al-Quran meminta lagi, “Ya Allah, tambahkan untuknya.” Lalu dia diberi pakaian perhiasan kemuliaan. Kemudian dia minta lagi, “Ya Allah, ridhai dia.” Allah-pun meridhainya. Lalu dikatakan kepada hafidz quran, “Bacalah dan naiklah, akan ditambahkan untukmu pahala dari setiap ayat yang kamu baca.”[2]

Selain kedua hadis tersebut, terdapat juga hadis Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu anhu, bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِى الدُّنْيَا فَإِنَّ مَنْزِلَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَؤُهَا

Dikatakan kepada orang yang membaca (menghafalkan) al-Qur’an nanti, ‘Bacalah dan naiklah serta tartillah sebagaimana engkau di dunia mentartilnya! karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca (hafal).

Hadits ini diriwayatkan oleh imam Abu Daud dalam Sunannya no. 1464 dan imam Tirmidzi dalam sunan at-Tirmidzi, no. 2914, dan Ibnu Hibbân no. 1790 dari jalan ‘Âshim bin Abi Najûd dari Zurrin dari Abdullah bin ‘Amru secara marfu’. Imam at-Tirmidzi menyatakan, “Hadits hasan shahih.” dan adz-Dzahabai berkata, “Shahih.”. Syaikh al-Albani rahimahullah menghukuminya dengan hadits yang hasan karena para ulama berbeda pendapat tentang tentang ‘Âshim bin Abi an-Najûd.

Cuplikan Video Ceramah Ustad Adi Hidayat Tentang Janji Allah Kepada Para Penghafal Quran

Pada beberapa kesempatan Ust. Adi Hidayat sering membahas tentang keutamaan para penghafal Al-Quran ini. Salah satunya adalah seperti yang ada pada video Youtube berikut ini

Detik-detik awal video tersebut Ust. Adi Hidayat menyampaikan : Allah berjanji bahwa orang yang benar dalam mengahafal Qurannya, maka dia bukan hanya masuk surga, Allah akan menghiasi dia ketika masuk surga dengan perhiasan yang membedakan dengan yang bukan penghafal Quran, sebagaimana hadis Imam At-Tirmidzi yang telah dijelaskan diatas

Kesimpulannya: memang terdapat beberapa hadis yang menyatakan bahwa Allah akan memberikan mahkota karomah/kehormatan/kemulyaan kepada para penghafal al-Quran (menghafal dari hati sanubari) di akhirat/surga nanti. Agar lebih jelasnya, silakan Googling saja keutamaan penghafal al-Quran di dunia dan akhirat. Wallahu’alam


  1. Hadits diriwayatkan At-Tirmidzi dalam As-Sunan Kitab Fadha’ilul Qur’an (no. 2905). Diriwayatkan juga oleh Ahmad, Ibn Majah dan al-Darami (dan Hafs ibn Sulaiman, dll.)
  2. Hadits diriwayatkan At-Tirmidzi dalam As-Sunan Kitab Fadha’ilul Qur’an (no. 2915).