Dropship : Bisnis Tanpa Memiliki Produk Sendiri

0
1304
Dropship

Apakah Anda sedang mencari peluang bisnis online tanpa modal yang besar, atau Anda sedang berkeinginan memiliki toko online sendiri tapi Anda tidak memiliki produk atau Anda belum cukup modal untuk memproduksi produk sendiri? atau bahkan mungkin Anda berkeinginan untuk membuka bisnis tapi Anda tidak berani stok barang sendiri?. Jika kondisi Anda saat ini seperti keadaan tersebut, maka saat ini Anda telah datang ke halaman yang tepat, karena halaman ini akan membahas tentang bisnis online Dropship (Dropshipping)

Bisnis online dengan metode dropship menjadikan diri kita dapat berjualan tanpa stok barang/produk sekalipun. Ya, kita hanya sebagai reseller yang hanya menjual barang orang lain atau supplier yang menyediakan barang untuk kita. Dengan menjalankan bisnis dropshiping ini, Anda tidak perlu lagi memikirkan modal besar, pengemasan dan pengiriman barang kepada konsumen. Anda bisa menjalankan bisnis dropship hanya dengan bermodalkan Blackberry atau HP android yang telah Anda miliki dan rekening bank untuk menerima uang pembelian (order) barang yang Anda jual

Apa dan Bagaimana Bisnis Sistem Dropship itu?

Istilah aslinya sebetulnya adalah Dropshipping, yaitu sebuah servis/layanan yang ditawarkan oleh grosir/suplier kepada para pengecer, namun kemudian di Indonesia istilah ini bergeser menjadi Dropship (saya belum memeriksa kalimat bakunya apa). Bisnis dropship adalah sebuah sistem bisnis yang memungkinkan anda (pengecer) untuk menjual berbagai jenis barang seperti baju, sepatu, tas, jaket, dll langsung dari podusen/grosir (dropshipper) kepada konsumen. Dalam bisnis dropshipping anda tidak perlu memiliki stok barang, packing dan mengirim barang kepada konsumen Anda karena semuanya akan dilakukan oleh pihak dropshipper. Selain itu pengirim barang pada proses jual beli ini tertulis atas nama penjual/Anda (pengecer), jadi kredibilitas penjual tetap terjaga. Hal ini berbeda dengan bisnis sistem reseller, dimana penjual harus membeli dan mengambil barang dari suplier (stok barang), lalu menjualnya kembali ke konsumen dengan mengambil keuntungan dari selisih harga.

Jika saya visualisasikan kedalam bentuk gambar, maka dropship ini dapat saya gambarkan sebagai berikut:

Dropship
Gambar adalah hasil rekayasa sendiri dengan beberapa bahan ikon dari Martin LeBlanc (License: Free for commercial use)

  • Pengecer/Penjual eceran mempromosikan barang/produk yang dimiliki oleh dropshipper (grosir/suplier/produsen) diberbagai sosial media (seperti facebook, twitter), forum, ataupun website
  • Pembeli melihat dan memilih produk yang dipromosikan pengecer, dan berbelanja secara online (jika website/situs yang pengecer sediakan dapat bertransaksi online) atau hanya memesannya saja jika situs pengecer tidak menyediakan fasilitas transaksi online (sosial media)
  • Pembeli membayar produk, sesuai dengan harga produk yang pengecer tentukan (harga eceran)
  • Setelah pengecer menerima uang pembelian produk dari pembeli, maka pengecer menyerahkan uang pembelian produk tersebut kepada dropshipper (grosir/suplier) sesuai dengan harga grosir. Langkah tahap ini bisa juga dikatakan bahwa pengecer membeli produk yang dibeli pembeli kepada dropshipper (grosir)
  • Setelah dropshipper/grosir menerima pembayaran dari penjual eceran/pengecer maka dropshipper akan mengirim produk ke pembeli langsung tanpa melalui pengecer akan tetapi identitas yang digunakan dalam pengiriman adalah identitas pengecer
  • Barang sampai ke pembeli
  • Selesai

Keunggulan Dropship

Berikut ini adalah beberapa keunggulan sistem dropship :

  1. Tidak perlu melakukan sebuah rencana bisnis yang kompleks
  2. Tidak perlu modal yang besar
  3. Tidak perlu biaya operasional yang besar
  4. Bisnis bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun
  5. Bisa menjual bermacam produk tanpa harus memproduksi produk/barang ataupun memiliki stok produk/barang.
  6. Tidak perlu melakukan pengiriman produk sendiri
  7. Keuntungan dapat diperoleh lebih awal
  8. Tidak tergantung pada satu pemasok saja
  9. Media promosi yang tidak terbatas
  10. Tidak perlu memiliki website sendiri, walaupun sangat disarankan untuk memiliki website/situs sendiri
  11. Anda bisa langsung memulai bisnis ini sekarang

Kelemahan Metode/Sistem Dropship

Disamping beberapa poin dari keunggulan sistem dropship yang telah dipaparkan, tentu saja sistem dropship ini bukannya sistem atau metode yang tidak memiliki kelemahan atau kekurangan. Berikut adalah beberapa dari kelemahan yang dimiliki oleh bisnis sistem dropship

  1. Sulit dalam manajemen retur, proses retur bisa lebih lambat karena harus melalui 2 tahap (pengecer dan dropshipper/grosir)
  2. Harus selalu mengetahui stok produk dari suplier/produsen produk
  3. Harus selalu mengetahui perubahan harga dari suplier/produsen

Kelemahan-kelemahan tersebut dapat diatasi dengan menjalin komunikasi yang baik dengan produsen/suplier produk-produk yang kita promosikan

Peluang bisnis online tanpa stok barang/tanpa memiliki produk ini memang memiliki sisi yang sangat menguntungkan dan sangat mudah dilakukan oleh pelaku bisnis online yang sedang mencari peluang usaha sampingan di rumah. Anda cukup menawarkan produk dengan modal katalog yang diberikan dropshipper/grosir kemanapun Anda suka seperti sosial media facebook, twitter, google plus, forum online, maupun menawarkannya secara langsung.