Cara Cepat Memutihkan Kulit dan Resiko Pemutih Kulit

0
57
Cara Cepat Memutihkan Kulit

Kulit putih merupakan idaman semua orang, maka tidaklah heran jika para wanita selalu mencari cara cepat memutihkan kulit dan kemungkinan resiko yang dihadapinya. Produk-produk kecantikan yang berkaitan dengan pemutih kulit banyak dicari orang, terutama wanita berkulit gelap yang ingin kulitnya lebih cerah. Padahal, tidak jarang produk-produk pemutih kulit ini mengandung bahan yang justru membahayakan kesehatan.

Warna kulit sebenarnya ditentukan oleh jumlah melanin(pigmen yang diproduksi melanosit) pada kulit. Orang berkulit gelap berarti memiliki lebih banyak melanin. Kadar melanin pada tiap orang diturunkan secara genetis. Selain itu, produksi melanin juga dipengaruhi hormon, paparan bahan kimia, paparan sinar matahari dan kerusakan kulit. Meski demikian, banyak orang yang ingin merekayasa produksi melanin ini agar kulitnya tampak lebih cerah.

Pemutihan kulit pada umumnya terdiri dari beragam cara seperti perawatan laser, penggunaan krim pemutih kulit, ataupun peeling kimia. Berikut ini adalah beberapa cara cepat untuk memutihkan kulit yang kami rangkum dari berbagai sumber

Cara Cepat Memutihkan Kulit Melalui Medis

Laser Resurfacing

laser resurfacing adalah cara cepat memutihkan kulit yang menggunakan tembakan laser berenergi tinggi langsung pada permukaan kulit. Fungsi dari laser surfacing ini adalah untuk menghancurkan sel kulit lama yang sudah rusak dan memicu pembentukan sel kulit baru. Selain itu terapi laser juga membantu mengurangi produksi dan kadar melanin dalam kulit.

Cara memutihkan kulit dengan laser ini memiliki efek samping berupa munculnya kemerahan, pembengkakan, dan memar yang membutuhkan waktu 14 hingga 21 hari untuk penyembuhannya.

Cryosurgery

Cryosurgery adalah cara cepat memutihkan kulit menggunakan nitrogen cair untuk menghancurkan sel melanin. Prosedur ini dilakukan dengan mengoleskan nitrogen cair pada permukaan kulit secara merata dan dibiarkan membeku. Kemudian, nitrogen akan perlahan kembali mencair sembari membuat luka-luka kecil tak kasat mata di kulit. Proses ini memungkinkan kulit untuk mengelupaskan lapisan kulit terluar kemudian menggantinya dengan yang baru dan lebih terang. Selain untuk memutihkan kulit, cryosurgery juga digunakan untuk mengatasi masalah kulit lain seperti mencerahkan flek cokelat dan bintik-bintik gelap di wajah.

Meski cara ini dapat memutihkan kulit dengan cepat, ada juga beberapa efek samping umum yang terjadi dari prosedur cryosurgery ini. Risiko efek samping yang paling umum adalah munculnya lepuhan pada area yang terkena nitrogen cair setelah nitrogen cair dioleskan pada permukaan kulit.

Chemical Peeling & Microdermabrasion

Chemical peeling adalah prosedur medis untuk mengkikis kulit dan mengangkat sel kulit mati menggunakan krim khusus seperti: phenol, asam trikloroasetat, asam karbol, asam salisilat, asam glikolat, dan asam laktat. Chemical peeling di dokter dapat membantu menyamarkan bekas luka dan bekas jerawat, noda dan flek hitam, garis-garis halus dan keriput, serta mencerahkan warna kulit yang kusam.

microdermabrasion memiliki prinsip serupa dengan chemical peeling, yaitu dengan mengikis lapisan terluar kulit untuk menghasilkan lapisan kulit baru yang lebih baik. Perbedaan antara chemical peeling dan microdermabrasion adalah penggunaan semprotan berisi kristal berukuran kecil pada microdermabrasion.

Cara Cepat Memutihkan Kulit Dengan Suplemen

Suplemen Pemutih Kulit LengkapSalah satu cara yang dapat membuat kulit menjadi lebih putih adalah dengan mengonsumsi suplemen pemutih kulit. Sebagai perawatan dari dalam, suplemen pemutih badan dapat menjadi pilihan.

Apa saja suplemen pemutih kulit yang kini tersedia di Indonesia?. Ada beragam jenis suplemen pemutih kulit yang tersedia di pasaran, sebagaimana yang akan dipaparkan berikut ini.

Macam-macam Suplemen Pemutih Kulit

Melanin merupakan musuh utama dalam proses pemutihan kulit, sebab kelebihan produksi melanin dapat menyebabkan kulit tampak lebih gelap/berwarna. Untuk menghambat pembentukan melanin, Anda dapat memilih produk yang mengandung bahan pengontrol enzim pembentuk melanin, seperti enzim tirosinase. Arbutin, asam elagik, asam kojik, asam traneksamat, vitamin C derivatives, placenta extract, dan rucinol juga merupakan bahan-bahan yang dinilai aman dalam menghambat proses pembentukan melanin pada kulit.

Glutathione

Salah satu suplemen pemutih kulit yang mudah ditemui di pasaran adalah suplemen glutathione. Selama beberapa tahun terakhir, gluthatione menjadi primadona lantaran diklaim sebagai bahan pemutih kulit terbaik. Kandungan glutathione yang terdapat pada suplemen ini sebenarnya sudah diproduksi alami oleh tubuh (penelitian menunjukkan bahwa bahan ini adalah protein yang juga diproduksi dalam hati manusia) hanya saja, seiring bertambahnya usia, pasokan glutathione akan menurun.

Suplemen glutathione banyak dikonsumsi sebagai suplemen pemutih kulit karena glutathione dapat membantu tubuh dalam melawan radikal bebas, anti oksidan yang sangat kuat, membantu detoksifikasi, meregenerasi sel kulit, serta sebagai inhibitor tyrosinase yang mencegah penggelapan warna kulit dan membuat kulit tampak lebih putih dan bersih. Gluthatione memiliki kemampuan menghambat pembentukan melanin atau pigmen kulit oleh melanocyte. Hal ini dilakukan dengan menghambat reaksi enzim tyrosinase dan L-DOPA.

Meski demikian, ada anggapan bahwa penggunaan gluthatione sebagai suplemen sama sekali tidak efektif karena akan hancur saat dicerna usus. Namun para ahli telah menyiasatinya dengan mengemasnya dalam bentuk yang lebih alami, yaitu Acetyl Gluthatione.

Selain mengonsumsi suplemen glutathione, untuk mendapatkan kulit lebih putih, Anda juga dapat mengonsumsi suplemen pemutih kulit lainnya, seperti: Vitamin C, Vitamin E, dll. sebagaimana yang akan dipaparkan berikut ini

Suplemen Vitamin C

Mengonsumsi suplemen vitamin C dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan juga mencerahkan kulit. Vitamin C sering kali menjadi bahan utama dalam banyak produk perawatan kulit, khususnya produk antipenuaan, hal ini karena vitamin C memiliki sifat antioksidan dan mampu meningkatkan produksi kolagen dalam kulit.

Suplemen Vitamin E

Selain vitamin C, vitamin E juga merupakan antioksidan, sehingga mampu menjaga kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari berlebih. Vitamin E bekerja menghalau pengaruh buruk dari radiasi sinar ultraviolet. Sehingga mampu membantu mencegah noda hitam pada kulit, bahkan mencegah keriput. Selain pada suplemen, sebenarnya vitamin E sudah banyak terdapat pada makanan yang ada disekitar kita, seperti kacang tanah, telur, dan daging ayam.

Suplemen Mulberry

Dalam buah mulberry terdapat kandungan vitamin C dan vitamin E yang memang baik untuk kesehatan kulit sehingga Ekstrak mulberry merupakan salah satu ekstrak alami yang banyak digunakan untuk produk dan suplemen pemutih kulit.

Suplemen Polypodium Leucotomos

Meski belum diketahui pasti mekanismenya, Polypodium leucotomos telah diketahui memiliki sifat antioksidan sehingga dapat melindungi kulit dari kerusakan karena paparan sinar matahari, sehingga menghambat perubahan warna kulit menjadi lebih gelap akibat pengaruh sinar ultraviolet. Dengan demikian Polypodium leucotomos yang masih termasuk tumbuhan paku/pakis ini juga bisa menjadi suplemen pemutih kulit pilihan Anda. Selain itu, suplemen ini juga kerap digunakan untuk mengobati beberapa penyakit kulit, seperti eksim, psoriasis, dan vitiligo.

Untuk Anda yang masih ragu dan enggan menggunakan suplemen pemutih kulit, Anda bisa berkonsultasi secara langsung dengan dokter kulit, guna mendapatkan rekomendasi perawatan yang tepat, sesuai dengan kondisi kulit dan aktivitas Anda.

Cara Cepat Memutihkan Kulit Dengan Krim Pemutih Kulit

Krim Pemutih KulitProduk-produk krim pemutih kulit banyak yang menjanjikan akan memberikan hasil dalam waktu cepat, namun dibalik kecepatannya tersebut bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya. Cara yang paling tepat untuk mendapatkan produk krim pemutih yang aman adalah dengan membeli produk-produk krim pemutih yang terdaftar di BPOM

Rata-rata cream pemutih memiliki klaim mampu memutihkan wajah dalam waktu hitungan minggu saja sehingga sangat cocok digunakan sebagai salah satu cara cepat memutihkan kulit. Sayangnya tidak semua krim pemutih yang beredar di pasaran terjamin keamanannya. Maka dari itu, sangatlah penting untuk kita teliti dalam memilih produk cream pemutih. Sebelum Anda memiliki produk krim pemutih, pastikan produk tersebut memiliki  ciri-ciri krim pemutih aman!

Beberapa jenis bahan berbahaya yang masih sering terkandung dalam kosmetik dan skin care antara lain adalah merkuri, hidrokinon (Hydroquinone), asam retinoat, resorsinol, timbal, pewarna dan pewangi sintetis, dan masih banyak lagi. Berikut beberapa bahan aman yang kerap dijadikan bahan utama krim pemutih.

Alpha hydroxy acids (AHA)

Menurut penelitian, krim dengan kandungan AHA (Alpha Hydroxy Acids) atau asam alfa hidroksi bisa menghambat produksi melanin. Efek samping AHA adalah iritasi ringan dan kulit menjadi sensitif terhadap matahari. Oleh karena itu, penggunaan tabir surya sangat diperlukan jika Anda mengoleskan krim yang mengandung AHA.

Produk krim atau losion dengan kandungan AHA hingga 10 persen tergolong aman untuk sebagian besar kulit dengan penggunaan sesuai aturan. Dari berbagai jenis AHA yang ada, asam laktat dan asam glikolat-lah yang paling sering dijadikan bahan kosmetik. Beberapa masalah yang biasa dikeluhkan pada penggunaan AHA, antara lain iritasi kulit dan kulit yang lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Arbutin

Secara teknis disebut sebagai sumber alami hidrokinon atau hydroquinone-β- D –glucoside. Arbutin berasal dari daun bearberry, cranberry, mulberry, atau pir. Bentuk murni arbutin dipercaya lebih ampuh untuk mencerahkan kulit.

Senyawa aktif di dalam arbutin sangat efektif dalam menghambat pembentukan melanin (pigmen pemberi warna pada kulit). Oleh karena itu, arbutin dianggap sebagai bahan pemutih kulit yang efektif dan aman, sehingga tidak heran jika dibandingkan dengan bahan pemutih kulit lain, arbutin menjadi salah satu bahan pemutih kulit yang paling banyak direkomendasikan di seluruh dunia.

Asam Kojic atau Kojic Acid

Ini merupakan salah satu produk turunan yang dihasilkan dari fermentasi beras. Biasanya digunakan untuk membuat sake (anggur beras Jepang). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kojic acid efektif dalam menghambat produksi melanin. Asam kojic dapat mencegah pembentukan tirosin (asam amino yang dibutuhkan untuk memproduksi pigmen melanin).

Senyawa asam kojic bersifat tidak stabil ketika digunakan dalam produk kosmetik. Jika tidak dipadukan dengan zat-zat tambahan lain seperti asam glikolat, maka asam kojic berpotensi berubah warna menjadi cokelat.

Hasil dari penggunaan asam kojic tergantung dari konsentrasi bahan aktif di dalam produk, mulai dari beberapa minggu hingga bulan. Kosmetik dengan kandungan 1 persen asam kojic dianggap aman untuk digunakan. Namun bagi sebagian orang, krim dengan kandungan asam kojic dapat menyebabkan dermatitis kontak dengan gejala-gejala seperti kulit gatal, iritasi, memerah, beruam, bengkak, dan terasa sakit.

Ekstrak Likoris

Ekstrak tanaman sejenis polong-polongan yang menghambat enzim tirosinase. Likoris relatif aman. Dalam jangka panjang likoris diserap oleh tubuh dan dapat berisiko memicu tekanan darah tinggi.

Ekstrak Kamomil

Ekstrak tumbuhan kamomil dapat menyerap pigmen melanin. Bahan ini sebaiknya dijauhi oleh orang-orang yang alergi terhadap tumbuh-tumbuhan sejenis bunga kamomil seperti bunga daisy.

Vitamin C

Anda pasti sering melihat krim pemutih yang mengandung vitamin C. Semua krim yang mengandung vitamin C dikatakan ampuh memutihkan kulit. Vitamin C dan turunannya seperti ascorbic acid dianggap sebagai antioksidan yang efektif untuk kulit dan membantu mencerahkan bahkan membantu memutihkan kulit.

Ekstrak Teh Hijau

Ekstrak teh hijau dapat menghambat pelepasan melanosoma dari melanosit ke keratinosit dan mengurangi aktivitas tirosinase. Sejauh ini, penelitian belum membuktikan adanya efek samping untuk pemakaian ekstrak teh hijau dengan cara dioles pada kulit.

Antagonist alpha-MSH

Berguna untuk menghambat kerja enzim tirosinase dan proses produksi melanin. Efek sampingnya belum diketahui sepenuhnya.

Cara Sederhana dan Alami Memutihkan Kulit

Cara ini tidak akan dibahas pada tulisan ini, mengingat tidak ada cara cepat memutihkan kulit jika dilakukan secara alami. Tidak ada yang instan dengan cara alami, namun tentu saja cara alami adalah cara teraman dalam memutihkan kulit Anda